Terkejutkah Anda, Ternyata Sandaran Kepala dan Seatbelt Adalah 2 Benda Paling Kotor di Pesawat


Pernahkah terbersit dalam diri Anda satu pertanyaan,  yaitu di mana tempat paling kotor di dalam pesawat? Mungkin Anda menjawab toilet. Namun faktanya setiap toilet pasti kotor. Jelas, toilet pesawat tak kalah kotor. Sebab ia digunakan oleh ratusan orang dalam sehari.

Nah, untuk pernyataan ini, sebuah studi telah menemukan jawabannya. Dilansir dari independent.co.uk pada Sabtu (3/11/2018) yang ditulis intisari.grid.id, sebuah studi baru telah mengungkapkan bagian paling kotor dari dalam pesawat.

Studi tersebut merupakan hasil penyelidikan Badan pengawas konsumen Canadian Broadcasting Corporation (CBC). Di mana mereka telah mengumpulkan di mana biasanya bakteri dan patogen lainnya berkumpul di dalam pesawat.

Mereka melakukan pengujian pada 18 penerbangan jarak pendek antara Ottawa dan Montreal dengan menggunakan tiga maskapai besar, yaitu Air Canada, WestJet dan Porter. Studi tersebut dilakukan sebagai tiga kali, pagi, siang dan malam, setiap harinya.

Untuk memastikan sebanyak mungkin area yang diuji, penelitian ini mengumpulkan lebih dari 100 sampel dari sabuk pengaman, meja baki, sandaran kepala, kantong sandaran, hingga pegangan pintu kamar mandi.

Hasil yang mengejutkan.

Sandaran kepala ditemukan sebagai tempat yang paling kotor di pesawat. Bahkan di sana positif terkena Staphylococcus, E. coli, dan bakteri Hemolytic. Kita tahu bahwa Staphylococcus, E. coli, dan bakteri Hemolytic adalah ketiga bakteri yang bisa menyebabkan penyakit pada manusia.

Contohnya bakteri E. coli yang bisa menyebabkan berbagai penyakit seperti infeksi usus, diare, muntah, dan sakit perut. Bahkan jika bakteri E. coli tersebut sudah terkontaminasi feses, maka ia bisa berubah lebih parah.

Selain sandaran kepala, nyatanya seatbelt adalah tempat paling kotor kedua di pesawat. Di benda yang mampu menjaga kita selama di pesawat tersebut nyatanya menyimpan jumlah jamur dan bakter E. coli yang tinggi.

“Saya tahu banyak bagian dalam pesawat yang kotor. Namun saya tidak tahu bahwa jumlah bakterinya sangat banyak,” ucap Keith Warriner, seorang ahli mikrobiologi kepada CBC News.

Beberapa peneliti menjelaskan alasan mengapa jumlah bakteri sangat tinggi di dalam pesawat dikarenakan awak kabin tidak memiliki cukup waktu untuk membersihkan pesawat secara menyeluruh di antara satu penerbangan dengan penerbangan lainnya.

Lalu adakah saran dari kasus ini?

Kita tidak bisa 100% aman dari bakteri saat naik pesawat. Namun untuk menguranginya, jangan banyak menyentuh banyak barang di pesawat. Seperti jendela, kertas-kertas di depan kursi Anda, atau sandaran meja. Duduklah dengan tenang di kursi Anda.

Jika Anda ke toilet, usahakan membersihkan tangan Anda dengan sabun. Atau bawalah tisu basah di dalam tas Anda.

Terakhir, cucilah baju yang Anda kenakan setelah naik pesawat dan jangan lupa membersihkan diri dengan mandi dan keramas.

Itu tips bagi Anda untuk mengurangi akibat efek buruk naik pesawat. Ah... ngeri juga ya jadinya naik pesawat. 



 

Posting Komentar

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates