Inovasi Proyek Terbaru Tiongkok : Kereta Api Bawah Laut dengan Kecepatan 250 Km per Jam


Berbagai inovasi proyek khususnya infrastruktur terus dikembangkan pemeritah Tiongkok. Yang terbaru kini pemerintah Tiongkok akan membangun rel kereta api cepat di bawah laut. Tidak lama lagi proyek ini segera akan dimulai. Hal ini dipastikan setelah Kamis (29/11) pemerintah menyetujui jalur yang akan dilalui bullet train tersebut.

Disalin dari laman jpnn.com (01/12/18) yang mengutip CNN, rute kereta bawah laut itu meliputi kota pelabuhan di selatan Shanghai, Ningbo, hingga Zhoushan, gugusan pulau di pesisir timur Tiongkok. Rute bawah laut tersebut merupakan bagian dari trek komuter Yong-Zhou sepanjang 77 km.

Dengan inovasi tersebut, perjalanan Ningbo–Zhoushan bisa jauh lebih cepat. Saat ini jalur itu hanya bisa dilalui bus dengan lama perjalanan 4,5 jam. Saat kereta bawah laut beroperasi, waktu tempuhnya bisa lebih cepat menjadi hanya 80 menit.

Di sepanjang rute akan dibangun tujuh pemberhentian. Tiga di antaranya merupakan stasiun baru. Selain rute yang lebih bebas hambatan, kereta cepat tersebut bakal beroperasi dengan kecepatan 250 km/jam.

Proyek ’’wah’’ itu menelan biaya hingga CNY 25,2 miliar (Rp 5,175 triliun). Targetnya, seluruh trek lengkap dan siap beroperasi pada 2025. Pemerintah Tiongkok menaruh harapan tinggi pada pembangunan fasilitas kereta cepat tersebut.

Sebab, kepulauan Zhoushan memiliki potensi wisata tinggi. Mulai Desember tahun ini, Boeing –perusahaan penerbangan berbasis di Amerika Serikat– membuka pabrik luar negeri pertamanya di sana.

Di samping itu, beberapa area di kepulauan Zhoushan berpotensi menjadi objek wisata. Sayang, akses transportasinya sulit. Di antara pulau-pulaunya, Shengsi menjadi yang paling tenar.

Pulau tersebut dikenal setelah foto-fotonya tersebar di situs traveling. Pulau Shengsi terkenal dengan kampung nelayannya yang masih tradisional. 




Posting Komentar

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates